Opyok Sidat

Sidat, atau belut bertelinga , berwarna agak putih berlendir yang menimbulkan bau amis bukan kepalang, tapi rasanya luarrr biasa.  Harganyapun selangit , hampir sama dengan ikan gurami.  Beratnya bisa mencapai 20 Kg , yang segede ini tidak di panggil sidat lagi tapi di sebut pelus.  Sungai cibereum , dimana aku sering mancing, yaitu sungai di Cilacap, adalah tempat bermukim habitat sidat.

 Banyak nelayan ditempatku yang bermata pencaharian sebagai nelayan spesialis pencari sidat.  memang cukup lumayan,  satu kali berangkat, yang memakan waktu 2 sampai tiga hari bisa pulang dengan membawa 15 – 30 kg sidat , kalikan saya dengan Rp. 35.000 / kg .  Lumayan kan ? , tapi mereka harus memeras tenaga yang luar biasa.  kebanyakan mereka menangkapnya dengan cara rogoh.  Nah , beberapa cara menangkap sidat saya sampaikan disini  :

1.  Rogoh

Menggali danmerogoh liang sidat dan menangkapnya dengan jepitan tangan.  Harus punya keahliandan keberanian  khusus untuk bisa rogoh.  Tidak jarang yang di rogoh adalah ular.

2.  Opyok

Ini yang akan saya jelaskan.  Opyok adalah memancing Sidat tapi tidak menggunakan mata kail .  Aku tulis ini setelah aku membuktikannya sendiri bersama 2 orang teman mancing opyok.

Peralatan   :

1.  Perahu mancung lengkap dengan peralatan dan bumbu masak ( bisa nyewa )

2.  1 Kg Cacing kalung

3.  Benang kasur

4.  Bilah bambu diraut halus sepanjang 80 cm

5.  Kopi, rokok, Obat anti nyamuk, Kain lap, Jaket , pisau, golok dll

6.  Sarung , tikar dan bantal, hehehee  yang ini boleh nggak bawa  asal mau tidur di atas rumput .

Caranya

1.  Susuri sungai ke lokasi yang agak dalam,  cari anakan sungai yang rimbun dan lebat oleh tumbuhan sungai, namunairnya masih dalam.  Hempaskan dan babat rumput rumput dengan golok.  Tambatkan perahu ,  pastikan tepian perahu adalah lokasi berair sedalam 0,5 meter.  atau boleh kurang.

2.  Ambil cacing dan benang kasur , bikin semacam jarum dengan rautan bambu atau lidi.   Tutuklah dengan jarum tadi ujung cacing , usahakan dari kepala dulu,  sampai ujung hingga semua benang masuk ke tubuh cacing , lakukan terus menerus hingga benang habis, ( panjang kurang lebih 35 Cm.  ) , jadi semacam kalung dari cacing .  Bentuklah benang cacing tadi menjadi bulatan cacing,  Ikat dengan benang sepanjang 60 – 70 Cm, Ikatkan ujung benang pada joran bambu sepanjang 80 Cm.  Nah , pancing kita sudah jadi.

3.  Oleasi dengan tumbukan bawang putih gumpalan cacing tadi .

4.  Opyok atau aduk aduk tempat kita akan memancing dengan galah.  tunggu beberapa saat dan celupkan pancing kita.

5.  jangan terlalu ke dalam dan jangan terlalu ngambang.  jangan lepaskan pegangan, kalau tersa ada tarikan, dengan cepat kita tarik perlahan joran kita , arahkan ke atas perahu, kalau kita beruntung , sidat akan ikut tertarik dan jatuh gladak  perahu,

Kebanyakan usaha kita opyok berhasil , asal tidak bego bego  amat, Pastikan tubuh anda sudah di luluri autan anti nyamuk.  waspada terhadap sekeliling kalau kalau ada kalajengking masung ke celana kamu

Good luck,

Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: